Sabtu, 19 Maret 2016

NARASI TENTANG JURNAL TENTANG PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA

Pendidikan memegang peranan penting dalam pembangunan. Dengan pendidikan dipersiapkan tenaga-tenaga dalam pembangunan bangsa dan Negara. Pendidikan yang terpadu dan terus-menerus dapat mengembangkan seluruh potensi yang ada dalam diri seseorang. Peningkatan moto pendidikan, khususnya pada tingkat sekolah dasar telah menjadi kebijaksanaan pemerintah yang harus diwujudkan dengan sebaik-baiknya. Usaha ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya untuk mencapai tujuan
 pembangunan. Seorang penulis sebelum menghasilkan tulisan yang dapat dibaca dan dinikmati oleh pembaca, juga harus melakukan beberapa usaha atau kegiatan yang sesuai dengan prosesnya. Apalagi tulisan itu bersifat ilmiah. Tulisan ilmiah bukan berisi khayalan dan harus berisi hal-hal yang sesuai dengan ilmu pengetahuan dan dapat dipertanggung jawabkan. Adapun beberapa usaha atau hal-hal yang harus dilakukan oleh penulis yang akan menghasilkan tulisan, yaitu:  1) planning atau merencanakan, 2) drafting atau membuat konsep, 3) revising atau meninjau ulang, dan 4) working with process atau bekerja sesuai proses.


1).Planning atau perencanaan
 Sebelum melakukan sesuatu pasti ada suatu rencana. Selain itu juga misalnya seseorang mau menulis sebuah karya ilmiah maupun opini tentang permasalahan pendidikan dan hambatan-hambatan belajar di dalam kelas, sebelum itu harus ada ide terdahulu sebelum melakukannya. Saya sendiri untuk menulis sebuah narasi tentang jurnal pendidikan bahasa dan sastra yang contohnya dari blog Azizah Nor Fitriana tentang “strategi pembelajaran dalam proses membaca dan menulis permulaan” ditingkat Sekolah Dasar di kelas 1 dan 2. Sepengetahuan saya untuk masalah pembelajaran membaca dan menulis khususnya di tingkat SD kelas 1 dan 2 masih kurang menguasai siswanya mungkin di karenakan dari sistem pembelajrannya atau lainnya. Jadi sangatlah penting menentukan perencanaan sebelum melakukannya seperti hal di atas tersebut untuk meningkatkan pemahaman siswa dan juga untuk mendapatkan strategi yang menarik dan efektif bagi siswa maupun guru.Terkait tentang jurnal pendidikan bahasa dan sastra yang mengacu kepada pendidikan tersebut. Otomatis perencanaan yang akan saya isiapkan yakni yang berkaitan dengan  tema pendidikan bahasa dan sastra yaitu dengan menentukan judul Strategi Pembelajaran Dalam Proses Membaca Dan Menulis Permulaan.Misalnya dari segi strategi pembelajaran yang efektif dan efesien bagi siswa maupun guru. Jadi untuk sebuah perencanaan itu harus benar-benar sudah tepat dan bisa dilakukan dan dijalankan dengan baik.

2).Drafting atau memebuat konsep
                  Sesudah mendapatkan tema dan judul yang terkait tentang jurnal bahasa dan sastra yakni dengan tema pendidikan dan judul Strategi Pembelajaran Dalam Proses Membaca Dan Menulis Permulaan dan perencanaan sudah tersusun tinggal mencari bahan untuk menunjang perencanaan yang ada misalnya saja untuk mengumpulkan bahan materi yang berkaitan dengan strategi pembelajaran membaca dan menulis di tingkat SD kelas 1 dan 2 misalnya berupa buku-buku strategi pembelajaran siswa di tingkat SD kelas 1 dan 2, lewat internet juga untuk mencari bahan-bahan materi yang berkaitan dengan strategi pembelajaran. Dan juga membuat konsep yang penting-penting untuk strategi pembelaajran misalnya konsep atau cara pemebelajaran dari jurnal tersebut yakni seperti :

A.Langkah pelaksanaan membaca permulaan
Langkah mengajar permulaan dapat di bedakan menjadi dua macam yaitu membaca tanpa buku dan membaca dengan buku.

1)  Membaca permulaan tanpa buku
Langkkah-langkahnya :
a.Guru menunjukkan gambar yang berisi cerita
b.Guru menceritakan isi gambar
c. Murid disuruh menceritakan kembali isi gambar
d. Menuliskan kata yang terdapat cerita dalam rangka mengenalkan huruf dan cara membaca
e. Gambar sudah tidak digunakan, sebagai gantinya guru membuka cerita sedrhana dan menuliskannya di papan tulis. Cara yang ditempuh adalah : 1.mengenal kata dalam kalimat, 2. Mengenal suku kata dalam kata, 3. Mengenal huruf dalam suku kata, 4. Merangkai huruf dalam suku kata, 5. Merangkai suku kata menjadi kata .

2)  Membaca dengan buku
Langkah-langkahnya :
a. Membagikan buku atau menyuruh anak mengeluarkan buku yang dibawanya
b. Memperkenalkan buku, warna, jilid dan tulisan
c. Memberi petunjuk cara membuat buku
d. Menjelaskan angka dalam nomor halaman
e. Memusatkan perhattian anak pada halaman yang dipelajari
f. Menceritakan gambar yang terdapat pada halaman tersebut
g. Mengajak murid membaca kalimat dengan intonasi yang tepat

B.  Langkah pelaksanaan pembelajaran menulis permulaan
Dalam buku petunjuk pengajaran membaca dan menulis di SD dari (depdikbud,1996) di kemukakan langkah-langkah pengajaran menulis di kelas I dan II SD , secara garis besar  seperti berikut :
1. Pengenalan huruf
2.  Latihan
3.  Menyalin tulisan
4.  Menulis halus/indah
5.  Dekte
6.  Melengkapi

3). Revising(perbaikan)/Meninjau Kembali
            Untuk perbaikan sendiri biasanya dalam pembuatan jurnal,karya ilmiah, skripsi, makalah dan lain sebaagainya itu biasanya berkaitan dengan kalimat, kata, dan juga yang terpenting ialah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Jadi kita setelah menulis haruslah ada revising atau peninjauan kembali dari apa yang sudah di tulis misalnya saja tadi kita akan meninjau dari segi kata-kata yang masih belum sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)  dan juga Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Jadi ini sangatlah penting dilakukan untuk penulisan karena ini tahap perbaikan supaya hasilnya baik dan benar dalam segi kepenulisan dan juga di tahap ini ada tahap evaluasi masalah strategi pembelajran yang akan diterapkan bagaimana hasilnya nanti.
4).Working With Process atau Bekerja Sesuai Proses

            Untuk tahap proses sangatlah lama misalnya membuat jurnal yang berkaitan dengan pendidikan memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan hasil yang sesuai dan memuaskan, misalnya saja dari tahap pertama yakni Planning atau perencanaan, di tahap perencanaan ini harus benar-benar memikirkan apa yang harus disiapkan dan mencari ide tentang strategi pemebelajaran membaca dan menulis yang baik bagaimana dan lainnya, setelah itu masuk di tahap kedua yakni tahap Drafting atau mengumpulkan konsep pembelajaran tersebut, setelah mendapatkan strategi pembelajaran membaca dan menulis yang baik, setelah kedua tahap diatas teersebut sudah berjalan dengan baik maka tahap selanjutnya yakni Revising atau meninjau kembali, setelah sudah mendapatkan ide dan strategi pembelajaran membaca dan menulis di tingkat SD khususnya di kelas 1 dan 2 akan melihat hasilnya bagaimana nanti sebuah strategi tersebut dan juga penulisannya terkait EYD nya yang benar dan lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar